Senin, 14 Mei 2012


CANDI BOROBUDUR
                          
Candi Borobudur

Borobudur, Candi Budha Terbesar di Abad ke-9

Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini. Tak mengherankan, sebab secara arsitektural maupun fungsinya sebagai tempat ibadah, Borobudur memang memikat hati.

Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.

Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.

Bagian dasar Borobudur, disebut Kamadhatu, melambangkan manusia yang masih terikat nafsu. Empat tingkat di atasnya disebut Rupadhatu melambangkan manusia yang telah dapat membebaskan diri dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk. Pada tingkat tersebut, patung Budha diletakkan terbuka. Sementara, tiga tingkat di atasnya dimana Budha diletakkan di dalam stupa yang berlubang-lubang disebut Arupadhatu, melambangkan manusia yang telah terbebas dari nafsu, rupa, dan bentuk. Bagian paling atas yang disebut Arupa melambangkan nirwana, tempat Budha bersemayam.

Setiap tingkatan memiliki relief-relief indah yang menunjukkan betapa mahir pembuatnya. Relief itu akan terbaca secara runtut bila anda berjalan searah jarum jam (arah kiri dari pintu masuk candi). Pada reliefnya Borobudur bercerita tentang suatu kisah yang sangat melegenda, yaitu Ramayana. Selain itu, terdapat pula relief yang menggambarkan kondisi masyarakat saat itu. Misalnya, relief tentang aktivitas petani yang mencerminkan tentang kemajuan sistem pertanian saat itu dan relief kapal layar merupakan representasi dari kemajuan pelayaran yang waktu itu berpusat di Bergotta (Semarang).

Keseluruhan relief yang ada di candi Borobudur mencerminkan ajaran sang Budha. Karenanya, candi ini dapat dijadikan media edukasi bagi orang-orang yang ingin mempelajari ajaran Budha. YogYES mengajak anda untuk mengelilingi setiap lorong-lorong sempit di Borobudur agar dapat mengerti filosofi agama Budha. Atisha, seorang budhis asal India pada abad ke 10, pernah berkunjung ke candi yang dibangun 3 abad sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 4 abad sebelum Katedral Agung di Eropa ini.

Berkat mengunjungi Borobudur dan berbekal naskah ajaran Budha dari Serlingpa (salah satu raja Kerajaan Sriwijaya), Atisha mampu mengembangkan ajaran Budha. Ia menjadi kepala biara Vikramasila dan mengajari orang Tibet tentang cara mempraktekkan Dharma. Enam naskah dari Serlingpa pun diringkas menjadi sebuah inti ajaran disebut "The Lamp for the Path to Enlightenment" atau yang lebih dikenal dengan nama Bodhipathapradipa.
Salah satu pertanyaan yang kini belum terjawab tentang Borobudur adalah bagaimana kondisi sekitar candi ketika dibangun dan mengapa candi itu ditemukan dalam keadaan terkubur. Beberapa mengatakan Borobudur awalnya berdiri dikitari rawa kemudian terpendam karena letusan Merapi. Dasarnya adalah prasasti Kalkutta bertuliskan 'Amawa' berarti lautan susu. Kata itu yang kemudian diartikan sebagai lahar Merapi. Beberapa yang lain mengatakan Borobudur tertimbun lahar dingin Merapi.

Dengan segala kehebatan dan misteri yang ada, wajar bila banyak orang dari segala penjru dunia memasukkan Borobudur sebagai tempat yang harus dikunjungi dalam hidupnya. Selain menikmati candinya, anda juga bisa berkeliling ke desa-desa sekitar Borobudur, seperti Karanganyar dan Wanurejo untuk melihat aktivitas warga membuat kerajinan. Anda juga bisa pergi ke puncak watu Kendil untuk dapat memandang panorama Borobudur dari atas. Tunggu apa lagi? Tak perlu khawatir gempa 27 Mei 2006, karena Borobudur tidak terkena dampaknya sama sekali.


Sumber :

Tulisan

berikut nih sedikit celotehan :

1. sy nggak mau kerudungan! kerudungan itu kuno |
    "lha, itu zaman flinstones, lebih kuno lagi, nggak
    pake kerudung"

2. tapi kan itu kan hal kecil, kenapa kerudungan
    harus dipermasalahin?! | "yang besar2 itu semua
    awalnya kecil yg diremehkan"

3. yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari
    kerudungnya, fisiknya! | "trus ngapain salonan tiap
    minggu? make-upan? itu kan fisik?"

4. kerudungan belum ...tentu baik | "betul, yang
    kerudungan aja belum tentu baik, apalagi yang...(isi
    sendiri)"

5. sy kemarin liat ada yg kerudungan nyuri! | "so
    what? yg nggak kerudungan juga banyak yang nyuri,
    gak korelasi kali"

6. artinya lebih baik kerudungin hati dulu, buat hati
    baik! | "yup, ciri hati yg baik adl kerudungin kepala
    dan tutup aurat"

7. kalo kerudungan masih maksiat gimana? dosa
    kan? | "kalo nggak kerudungan dan maksiat dosanya
    malah 2"

8. kerudungan itu buat aku nggak bebas! | "oh,
    berarti lipstick, sanggul, dan ke salon itu
    membebaskan ya?"

9. aku nggak mau dibilang fanatik dan ekstrimis! |
    "nah, sekarang kau sudah fanatik pada sekuler dan
    ekstrim dalam membantah Allah"

10. kalo aku pake kerudung, nggak ada yang mau
      sama aku!? | "banyak yang kerudungan dan mereka
      nikah kok"

11. kalo calon suamiku gak suka gimana? | "berarti
      dia tak layak, bila didepanmu dia tak taat Allah, siapa
      menjamin dibelakangmu dia jujur?"

12. susah cari kerja kalo pake kerudung! | "lalu
      membantah perintah Allah demi kerja? emang yang
      kasi rizki siapa sih? bos atau Allah?"

13. ngapa sih agama cuma diliat dari kerudung dan
      jilbab? | "sama aja kayak sekulerisme melihat wanita
      hanya dari paras dan lekuk tubuh"

14. aku nggak mau diperbudak pakaian arab! | "ini
      simbol ketaatan pada Allah, justru orang arab dulu
      gak pake kerudung dan jilbab"
  
15. kerudung jilbab cuma akal2an lelaki menindas
      wanita | "perasaan yg adain miss universe laki2 deh,
      yg larang jilbab di prancis jg laki2"

16. aku nggak mau dikendalikan orang ttg apa yg
      harus aku pake! | "sayangnya sudah begitu, tv,
      majalah, sinetron, kendalikan fashionmu"

17. kerudung kan bikin panas, pusing, ketombean |
      "jutaan orang pake kerudung, nggak ada keluhan
      begitu, mitos aja"

18. apa nanti kata orang kalo aku pake jilbab?! |
      "katanya tadi jadi diri sendiri, nggak peduli kata
      orang laen..."

19. kerudng dan jilbab kan nggak gaul?! | "lha mbak
      ini mau gaul atau mau menaati Allah?"

20. aku belum pengalaman pake jilbab! | "pake
      jilbab itu kayak nikah, pengalaman tidak diperlukan,
      keyakinan akan nyusul"

21. aku belum siap pake kerudung | "kematian juga
      nggak akan tanya kamu siap atau belum dear"

22. mamaku bilang jangan terlalu fanatik! | "bilang ke
      mama dengan lembut, bahwa cintamu padanya
      dengan menaati Allah penciptanya"

23. aku kan gak bebas kemana-mana, gak bisa
      nongkrong, clubbing, gosip, kan malu sama baju! |
      "bukankah itu perubahan baik?"

24. itu kan nggak wajib dalam Islam!? | "kalo nggak
      wajib, ngapain Rasul perintahin semua wanita
      Muslim nutup aurat?"

25. kasi aku waktu supaya aku yakin kerudungan 
      dulu | "yakin itu akan diberikan Allah kalo kita sudah
      mau mendekat, yakin deh"

      sumber: 
      #kultwit Ustad Felix Siauw (@felixsiauw)

Minggu, 06 Mei 2012

TULISAN


DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Bahwa yang bertanda tangan dibawah ini, saya :

            Nama                           :           Deriansyah
            Usia                             :           20 tahun
            Tempat/tanggal lahir      :           Jakarta, 28 desember 1991
            Agama                         :           Islam
            Alamat                         :           Jl.Palmeriam V No.26
                                                            Matraman, Jakarta timur
            No.telp                         :           94192860

Menerangkan dengan sesungguhnya :
            Pendidikan formal :
-         Tk Hikmah, Jakarta timur tahun 1996
-         SDN Palmeriam, Jakarta timur tahun 2004
-         SMPN 7, Jakarta timur tahun 2007
-         SMAN 22, Jakarta timur tahun 2010
-         Dan sekarang sedang menempuh pendidikan S1 di Universitas Gunadarma

Demikianlah daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.


Jakarta,08 Mei 2012


                                                                                                                                      (Deriansyah)    

Tulisan


Jakarta,08 Mei 2012

Lampiran         :
Perihal             :  Lamaran pekerjaan

Kepada YTH,
Bapak/Ibu HRD
PT.INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk
Di tempat

Dengan hormat,

Yang bertanda tangan dibawah ini, saya :
            Nama                           :           Deriansyah
            Agama                         :           Islam
            Tempat/tanggal lahir    :           Jakarta, 28 desember 1991
            Alamat                         :           Jl.Palmeriam V No.26
                                                            Matraman, Jakarta timur
            No.telp/HP                   :           94192860/085691152065

Dengan ini saya melamar pekerjaan pada perusahaan yang bapak/ibu pimpin.
Besar harapan saya untuk dapat bekerja di perusahaan ini, sebagai bahan pertimbangan
Berikut saya lampirkan :

            1. Daftar riwayat hidup
            2. Fotocopy ijazah SMA
            3. Fotocopy KTP
            4.Pas foto 4x6 (1 lembar)

Demikianlah surat lamaran pekerjaan ini dengan sebenar-benarnya. Atas perhatian bapak/Ibu saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya


(Deriansyah)

Jumat, 04 Mei 2012

tugas Pendekatan nasional


Pendekatan nasional  :
-         Definisi pendapatan nasional
-         Konsep pendapatan nasional

Pendapatan nasional

Definisi pendapatan nasional
adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun

Konsep pendapatan nasional pertama kali dicetuskan oleh Sir William Petty dari Inggris yang berusaha menaksir pendapatan nasional negaranya(Inggris) pada tahun 1665. Dalam perhitungannya, ia menggunakan anggapan bahwa pendapatan nasional merupakan penjumlahan biaya hidup (konsumsi) selama setahun. Namun, pendapat tersebut tidak disepakati oleh para ahli ekonomi modern, sebab menurut pandangan ilmu ekonomi modern, konsumsi bukanlah satu-satunya unsur dalam perhitungan pendapatan nasional. Menurut mereka, alat utama sebagai pengukur kegiatan perekonomian adalah Produk Nasional Bruto (Gross National Product, GNP), yaitu seluruh jumlah barang dan jasa yang dihasilkan tiap tahun oleh negara yang bersangkutan diukur menurut harga pasar pada suatu negara.

Konsep pendapatan nasional
  • Produk Domestik Bruto (GDP)
Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam perhitungan GDP ini, termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya, karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/kotor.

            Pendapatan nasional merupakan salah satu ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara
  • Produk Nasional Bruto (GNP)
Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun; termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.

  • Pendapatan Nasional Neto (NNI)
Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Besarnya NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak hadiah, dll.
  • Pendapatan Perseorangan (PI)
Pendapatan perseorangan (Personal Income)adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Pendapatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment). Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu, contoh pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah, dan sebagainya. Untuk mendapatkan jumlah pendapatan perseorangan, NNI harus dikurangi dengan pajak laba perusahaan (pajak yang dibayar setiap badan usaha kepada pemerintah), laba yang tidak dibagi (sejumlah laba yang tetap ditahan di dalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu misalnya keperluan perluasan perusahaan), dan iuran pensiun (iuran yang dikumpulkan oleh setiap tenaga kerja dan setiap perusahaan dengan maksud untuk dibayarkan kembali setelah tenaga kerja tersebut tidak lagi bekerja).

  • Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI)
Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposable income ini diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.
             Jasa perbankan turut memengaruhi besarnya pendapatan nasional
           Pendapatan negara dapat dihitung dengan tiga pendekatan, yaitu:
  • Pendekatan pendapatan, dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan (upah, sewa, bunga, dan laba) yang diterima rumah tangga konsumsi dalam suatu negara selama satu periode tertentu sebagai imbalan atas faktor-faktor produksi yang diberikan kepada perusahaan.
  • Pendekatan produksi, dengan cara menjumlahkan nilai seluruh produk yang dihasilkan suatu negara dari bidang industri, agraris, ekstraktif, jasa, dan niaga selama satu periode tertentu. Nilai produk yang dihitung dengan pendekatan ini adalah nilai jasa dan barang jadi (bukan bahan mentah atau barang setengah jadi).
  • Pendekatan pengeluaran, dengan cara menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu. Perhitungan dengan pendekatan ini dilakukan dengan menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara, yaitu: Rumah tangga (Consumption), pemerintah (Government), pengeluaran investasi (Investment), dan selisih antara nilai ekspor dikurangi impor
Sumber :  
http://fitriapratiwi.blogspot.com/2012/03/pendapatan-nasional.html