Rabu, 02 Maret 2011

BUDAYA INDONESIA


KEBUDAYAAN INDONESIA
Budaya Indonesia adalah seluruh kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing yang telah ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945.
Kebudayaan nasional
Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional. Definisi kebudayaan nasional menurut TAP MPR No.II tahun 1998, yakni:
Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta, karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. Dengan demikian Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berbudaya.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Wujud, Arti dan Puncak-Puncak Kebudayaan Lama dan Asli bai Masyarakat Pendukukungnya, Semarang: P&K, 199
kebudayaan nasional dalam pandangan Ki Hajar Dewantara adalah “puncak-puncak dari kebudayaan daerah”. Kutipan pernyataan ini merujuk pada paham kesatuan makin dimantapkan, sehingga ketunggalikaan makin lebih dirasakan daripada kebhinekaan. Wujudnya berupa negara kesatuan, ekonomi nasional, hukum nasional, serta bahasa nasional. Definisi yang diberikan oleh Koentjaraningrat dapat dilihat dari peryataannya: “yang khas dan bermutu dari suku bangsa mana pun asalnya, asal bisa mengidentifikasikan diri dan menimbulkan rasa bangga, itulah kebudayaan nasional”. Pernyataan ini merujuk pada puncak-puncak kebudayaan daerah dan kebudayaan suku bangsa yang bisa menimbulkan rasa bangga bagi orang Indonesia jika ditampilkan untuk mewakili identitas bersama.Nunus Supriadi, “Kebudayaan Daerah dan Kebudayaan Nasional”
Pernyataan yang tertera pada GBHN tersebut merupakan penjabaran dari UUD 1945 Pasal 32. Dewasa ini tokoh-tokoh kebudayaan Indonesia sedang mempersoalkan eksistensi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional terkait dihapuskannya tiga kalimat penjelasan pada pasal 32 dan munculnya ayat yang baru. Mereka mempersoalkan adanya kemungkinan perpecahan oleh kebudayaan daerah jika batasan mengenai kebudayaan nasional tidak dijelaskan secara gamblang.
Sebelum di amandemen, UUD 1945 menggunakan dua istilah untuk mengidentifikasi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional. Kebudayaan bangsa, ialah kebudayaan-kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagi puncak-puncak di daerah-daerah di seluruh Indonesia, sedangkan kebudayaan nasional sendiri dipahami sebagai kebudayaan angsa yang sudah berada pada posisi yang memiliki makna bagi seluruh bangsa Indonesia. Dalam kebudayaan nasional terdapat unsur pemersatu dari Banga Indonesia yang sudah sadar dan menglami persebaran secara nasional. Di dalamnya terdapat unsur kebudayaan bangsa dan unsur kebudayaan asing, serta unsur kreasi baru atau hasil invensi nasional. Direktorat Sejarah dan Nilai Tradsional, Kongres Kebudayaan 1991: Kebudayaan Nasional Kini dan di Masa Depan,

Wujud kebudayaan daerah di Indonesia
Kebudayaan daerah tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di seluruh daerah di Indonesia. Setiap saerah memilki ciri khas kebudayaan yang berbeda.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/fd/Rumah_Gadang.jpg/200px-Rumah_Gadang.jpg
http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png
Rumah gadang, rumah adat sumatera barat
Tarian
http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png
Tarian Pakarena di pulau Selayar di masa Hindia Belanda
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/26/Jaipongan.jpg/200px-Jaipongan.jpg
http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png
Tari jaipong, Tarian daerah Jawa Barat
Lagu
Musik
Alat musik
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/7e/Traditional_indonesian_instruments04.jpg/250px-Traditional_indonesian_instruments04.jpg
http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png
Gamelan
Patung
Pakaian
Suara
  • Jawa: Sinden.
  • Sumatra: Tukang cerita.
  • Talibun : (Sibolga, Sumatera Utara)
Sastra/tulisan

Makanan
Timor Jagung Bose, Daging Se'i, Ubi Tumis. Sumatera bagian Barat Sate Padang, Sumatera bagian Selatan Pem-pempek Palembang, Jogjakarta Gado-Gado
Kebudayaan Modern Khas Indonesia
kebudayaan Indonesia di klaim oleh malaysia

Mungkin ini yang dinamakan "globalisasi", yang terjadi bukan hanya
dalam waktu singkat dan baru-baru saja terjadi. Proses penyebaran
kebudayaan ini terjadi sejak beberapa abad sebelumnya dan berkembang
lama sebelum nama globalisasi ditemukan. Kita jangan lupa bahwa
orang-orang yang berasal dari Indonesia sekarang ini, sejak dulu pun
sudah berimigrasi ke segala penjuru dunia, dengan alasan apapun. Di
Holland ada komunitas Indonesia yang berasal dari kepulauan Maluku,
di Amerika Selatan di Paramaribo bekas daerah jajahan Belanda ada
juga komunitas penduduk yang berasal dari P. Jawa. Dan di Afrika
Selatan ada juga daerah yang disebut "Kampong Malayu", tapi kalau
kita tanyakan dari mana tepatnya mereka berasal, mereka menyebut
pulau Jawa atau pulau lain yang masuk daerah Indonesia. Pada waktu
mereka berimigrasi ke sana, republik Indonesia belum didirikan, dan
mereka dibawa oleh Belanda untuk bekerja di perkebunan-perkebunan di
sana. Jadi rupanya para keturunan mereka sejak beberapa generasi
sudah tidak bisa lagi menjelaskan darimana mereka berasal karena
tidak ada hubungan lagi dengan tanah airnya, dan tidak mengetahui
bahwa pulau Jawa dan pulau-pulau lainnya bekas jajahan Belanda itu
sudah jadi republik Indonesia.

Jelas juga kalau mereka membawa semua adat dan kebiasaan serta
budaya dari nenek moyang mereka.

Kalau seperti yang anda bilang, orang Jerman main wayang dan gamelan
Jawa (dalam bahasa Jawa lho), itu sudah terjadi di daerah Siegen dan
Köln. Di sana ada grup gamelan yang peminatnya dominan orang Jerman,
malahan banyak juga anak-anak mudanya. Grup gamelan ini diasuh oleh
seorang ibu keturunan keraton Jogja dan sudah berjalan puluhan
tahun. Tentu saja selalu dijelaskan asal muasalnya gamelan dan
wayang, dari Indonesia dan bukan Malaysia. Meskipun tentu saja yang
namanya wayang itu juga bukan monopoli Indonesia saja, ada wayang
Cina, wayang Vietnam, wayang India, dll. Seperti juga lumpia, ada
lumpia Semarang, lumpia Cina, lumpia Thailand, dst.

yang penting adalah bagaimana orang Indonesia
menghargai kebudayaannya sendiri. Dulu kenapa ada kesan seolah-seolah
budaya asli Indonesia itu disepelekan dan dinomorduakan daripada
budaya lainnya yang masuk ke Indonesia. Bagaimana sekarang ?


Daftar Kebudayaan Indonesia yg diklaim Malaysia

Negara tetangga kembali berulah dengan melakukan klaim terhadap kebudayaan kita lagi. Kali ini yg menjadi sasaran adalah tari pendet asal Bali. Mereka menggunakannya utk iklan pariwisata malaysia. Setelah mereka “mengirim” teroris ke Indonesia, sekarang mereka mau “mencuri” kebudayaan Indonesia. Huh.. :(. Mereka begitu jeli memanfaatkan situasi dimana sebagian besar rakyat Indonesia sudah tidak begitu memperhatikan kebudayaannya sendiri. Situasi dimana rakyat Indonesia lebih bangga jika menggunakan yg berbau luar dan asing. Situasi dimana, kebudayaan2 tersebut sudah jarang dan hampir punah mungkin dari bumi pertiwi, dikarenakan hanya sedikit orang yg mau tetap melestarikannya. Saya masih ingat, ketika kecil kita sering bermain kuda lumping, dakon, gobak sodor dll. Tapi sekarang, anak2 lebih suka dengan Play Station, bermain ke Time Zone, nonton TV acara2 yg ngga bermutu. Media televisi, juga dengan latahnya mengikuti trend ini. Praktis, mungkin hanya TVRI yg cukup konsisten menayangkan acara budaya2 Indonesia, disamping TV2 lokal tentunya. Dan itupun pemirsanya cuman sedikit.

Ini menjadi cambuk bagi kita untuk instropeksi, disamping memang ulah negara sebelah yg kelewat batas. Ada puluhan budaya yg telah diklaim oleh negara sebelah. Dan berikut ini daftarnya :
1. Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
2. Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
3. Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
4. Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
5. Rendang dari Sumatera Barat oleh Oknum WN Malaysia
6. Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
7. Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
8. Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
9. Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
10. Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
11. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
12. Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
13. Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
14. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
15. Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
16. Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia
17. Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia
18. Kain Ulos oleh Malaysia
19. Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia
20. Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia
21. Tari Pendet dari Bali oleh Pemerintah Malaysia


SUMBER : www.forum.berani.co.id › ... › SejarahForum Sejarah
                  www.artikelindonesia.com/10-budaya-indonesia-yang-di-klaim-malaysia.html -
                 www. id.wikipedia.org/wiki/Budaya_Indonesia -




Nama         : Deriansyah
NPM           : 11110819
Kelas          : 1KA21

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar